
Target SAKIP 2025 Memuaskan, Pemkab Pohuwato Satukan Persepsi
09/01/2025
Kunjungan Lembaga Dunia IUCN-NL dan Lembaga Lingkungan Lainnya untuk Diskusi Kolaborasi Perhutanan Sosial
21/02/2025Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Bapppeda menggelar rapat koordinasi penting untuk membahas pengembangan usaha pupuk kompos berbasis sampah rumah tangga dan pertanian. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Bapppeda Pohuwato, Irfan Saleh, ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup, Burung Indonesia, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.
Rapat yang berlangsung di ruang tarsius Bapppeda Pohuwato ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan penting, antara lain:
- Pembentukan SK Kolaborasi: Disepakati untuk menyiapkan Surat Keputusan (SK) Kolaborasi yang akan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk OPD, Burung Indonesia, dan unsur pemerhati lingkungan. SK ini bertujuan untuk mengakomodir program pengembangan usaha pupuk kompos secara terpadu
- Insentif untuk Pemerintah Desa ; Pemerintah Desa diharapkan dapat menganggarkan insentif untuk mendukung program ini. Insentif ini akan digunakan untuk operasionalisasi dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos.
- Penyusunan Juklak ; Perlu disusun Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) yang detail dan komprehensif untuk memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan dan target yang telah ditetapkan.
- Bele Moosanangi sebagai Lokasi Percontohan ; Bele Moosanangi akan dijadikan sebagai salah satu lokasi percontohan dalam program ini. Perencanaan terkait lokasi ini akan disusun lebih lanjut dengan melibatkan pihak-pihak terkait.
- Desa Percontohan dan Perdes: Akan dipilih satu desa percontohan yang akan difasilitasi dalam pembuatan Peraturan Desa (Perdes) terkait pengelolaan sampah dan produksi pupuk kompos. Desa ini juga akan dijadikan lokasi pencanangan program dalam 100 hari pertama kepemimpinan kepala daerah terpilih.
Kepala Bapppeda Pohuwato, Irfan Saleh, menekankan pentingnya kolaborasi antar pihak untuk keberhasilan program ini.
Pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos bukan hanya solusi untuk masalah lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat
Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), meningkatkan kesuburan tanah, dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian.







2 Comments
Mantap kaban, sukses
Terima Kasih