
Pokja PKP , gelar Rakor Program Air Minum
19/05/2025
Musrenbang RPJMD 2025–2029,digelar : Wujudkan Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif
18/06/2025Badan Perencanaan Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kabupaten Pohuwato menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Identifikasi dan Usulan Program Prioritas terkait pembangunan Infrastruktur khususnya jalan untuk penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Gorontalo dan dipimpin langsung oleh Kepala BPJN Gorontalo.
Bappeda Pohuwato diwakili oleh Kepala Bappeda, Irfan Saleh, bersama Kepala Bidang Infrastruktur dan Wilayah (Infraswil). Turut hadir pula Kepala Dinas Pekerjaan Umum serta Kabid Bina Marga Kabupaten Pohuwato sebagai bentuk sinergi antar lembaga dalam penyusunan usulan program infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Irfan Saleh menegaskan pentingnya perhatian pemerintah pusat terhadap infrastruktur jalan di kawasan transmigrasi dan strategis. Diantara yang disampaikan adalah akses ke Sandalan dan Dengilo serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pohuwato.
“Kami tidak hanya mendorong KEK Pohuwato, namun juga menggarisbawahi kondisi akses menuju Kawasan Sandalan dan Dengilo yang hingga kini masih terputus. Ini menjadi kebutuhan mendesak yang harus ditangani,” ujar Irfan Saleh.
Menariknya, Kabupaten Pohuwato juga tercatat dalam daftar usulan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk dijadikan sebagai salah satu Kawasan Pusat Strategis Nasional (KPSN). Hal ini menunjukkan potensi strategis wilayah tersebut dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional dan nasional ke depan.
Kepala BPJN Gorontalo dalam arahannya menyatakan komitmen untuk mengidentifikasi dan mengakomodasi usulan dari Kabupapetn/Kota demi terciptanya keselarasan antara Perencanaan Pusat dan Daerah.
“Keputusan akhir tidak berada dipihak kami. Pun demikian Kami membuka ruang bagi semua usulan strategis dari daerah, terutama yang berkaitan dengan konektivitas dan peningkatan infrastruktur jalan yang menopang kawasan khusus atau yang menjadi Prioritas Nasional.” ungkapnya.

Selain itu, BPJN Gorontalo menyampaikan bahwa kaitan dengan Ruas Jalan Taluditi-Bogo Bogo yang menghubungkan Kabupaten Pohuwato dan Gorontalo Utara sudah masuk dalam perencanaan yang saat ini masih menunggu perubahan nomenklatur perubahan kawasan.
Rakor ini menjadi momentum penting bagi Pohuwato dalam memperjuangkan kebutuhan infrastruktur yang selama ini menjadi hambatan pembangunan wilayah. Hasil dari rapat ini akan menjadi masukan awal dalam penyusunan dokumen RPJMN 2025–2029 oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia.






