
Kecamatan se-Pohuwato, dilatih pembuatan jamban sehat dan murah
06/12/2019
Cepat Turunkan Angka Stunting, Pohuwato Diundang PPN/Bappenas
21/12/2019National Support for Local Invesment Climates (NSLIC) di Kabupaten Pohuwato kembali melakukan Program Pengembangan Ekonomi Lokal dengan kegiatan Pelatihan Produk Olahan Jagung Bagi Pelaku Usaha Kecil. Kegiatan pelatihan ini yang digagas oleh Alex Sartono (District Fasilitator NSLIC) melibatkan narasumber/pelatih lokal dari TA P3MD (Tim Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masrakat Desa) Bapak A.Samir serta melibatkan Lembaga yang memayungi IKM di Pohuwato yakni ASRI (Asosiasi Industri) didampingi langsung oleh Bapak Aslam Maa.
Pelatihan ini dilaksanakan di wilayah pilot NSLIC di Kecamatan Taluditi, dimana wilayah ini juga memiliki potensi produk unggulan tanaman jagung tapi belum dikembangkan nilai turunan produknya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat petani jagung khususnya. Menurut narasumber A.Samir, “Pelatihan ini bertujuan antara lain meningkatkan pendapatan minimal Rp.200,000,- s/d Rp.500,000,-/hari/Rumah tangga terlatih, disertai juga menciptakan lapangan kerja home industry yang menyerap tenaga kerja 2 s/d 5 orang/Rumah tangga terlatih”. Hal lain pun “Dapat menjadikan daerah yang bersangkutan sebagai percontohan lokal dan nasional dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan” menurutnya.
Peserta pelatihan berasal dari perwakilan 2 (dua) orang di 7 (tujuh) desa di Kecamatan Taluditi. Peserta berasal dari kalangan pelaku usaha kecil perempuan di desa yang kesehariannya mengolah produk olahan makanan. Produk jagung yang biasanya dijual glondongan dengan harga ± Rp.3,500,-/kilo (kering) diolah menjadi TORTILA CHIPS dengan campuran bahan baku lainnya yakni 3 Kg Ubi Kayu/Singkong, 500 grm Tepung Beras serta bumbu lainnya akan menghasilkan 4 kg tortilla chips samadengan 40 bungkus kemasan/100 gram dengan nilai jual Rp.10,000,-/bungkus kemasan. Di Propinsi Jawa Barat, “Produk IKM yang dinamakan snack KABILASA mampu menembus pasar lokalnya hingga 120.000 bungkus/Bulan” demikian disampaikan oleh A.Samir selaku Narasumber.

Dalam pelatihan yang dilaksanakan tanggal 5 Desember 2019 ini menghadirkan pihak Disperindagkop Bidang Industri Kabupaten Pohuwato, yang memberikan penyampaian peluang dan potensi IKM dalam mengembangkan usahanya. Program pemerintah daerah khususnya Disperindagkop akan memberikan kemudahan dalam perijinan usaha serta bantuan design kemasan produk.
Demikian halnya pihak Dinas Kesehatan Pohuwato dalam hal ini dihadiri oleh pihak Puskesmas Desa Panca Karsa 1 yang memiliki kapasitas Tenaga Gizi (AMG) untuk mengawal produk IKM dari aspek Keamanan Pangan.
Sekretaris Kecamatan Bapak Arfan Mohi , saat membuka acara ini menyampaikan sangat bersyukur akan penyelenggaraan kegiatan ini oleh NSLIC. Adanya rencana program Bumades Taluditi di tahun 2020 menjadikan daerah desa digital, kiranya dapat dijadikan peluang usaha bagi masyarakat untuk bisa sekaligus menggunakan fasilitas jaringan internet sesuai perkembangan bisnis secara on-line.
Laporan : Aleks Sartono / NSLIC







1 Comment
[…] ini,sudah pasti sangatlah efektif. Sehingga dengan langkah ini menjadikan Pemerintah Daerah bersama NSLIC menggelar Bimbingan Teknis Foto Dan Promosi Produk dalam rangka pemasaran online dan katalog produk […]