Pemkab Hadiri Pelantikan Penjabub
30/09/2015Mental Spritual Perkuat Akhlak Anak
02/10/2015Mantan Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga menegaskan, bahwa pada dasarnya, jabatan itu hanya dua, ditinggalkan atau meninggalkan. Dua penggalan kalimat ini adalah hal yang pasti. Seperti yang dialaminya bersma mantan Wakil Bupati Amin Haras yang sudah berakhir masa jabatanta 22 September lalu. “Ini menggambarkan, bahwa tak ada yang abadi apalagi hanya persoalan jabatan, Kalau tidak ditinggalkan makan akan meninggalkan kita,”ungkapnya saat proses adat mopotolungo, belum lama ini.
Untuk itu, Syarif menitipkan pesan kepada seluruh pejabat yang menghadiri kegiatan adat itu, agar bekerja dengan sungguh-sungguh. Terus berikan yang terbaik untuk rakyat dan daerah. Karena hanya kepada pemerintah masyarakat menggantungkan perbaikan nasib mereka. “Ingat, masyarakat sangat menginginkan agar ada perhatian besar dari pemerintah, karena diantara mereka masih ada yang hidup dalam keterbatasan,”tuturnya.
Di sisi lain, Bupati Syarif juga tak henti-hentinta meminta maaf, jika selama lima tahun memimpin Kabupaten Pohuwato sempat berbuah salah baik di sengaja maupun tidak. Meskipun ada kebijakan yang tidak menyenangkan orang-orang tertentu, menurutnya itu semua dilakukan karena panggilan tugas dan tanggung jawab sebagai kepala Daera. “Tak ada gading yang tak retak, tak ada pula manusia yang sempurna. Olehnya mohon berkenan memaafkan kami jika sempat berbuat salah,”tandasnya.
Kendati demikian masih kata Syarif, meski sudah berada di luar sistem, namun dia akan tetap memberikan perhatian terhadap kepentingan rakyat dan daerah. Bahkan, dia pun mengaku akan tetap bersama rakyat untuk megawal pembangunan dan kemajuan daerah ini. “Sebagai putera daerah, saya memiliki tanggung jawab untuk mengabdikan diri meski tak lagi berada di lingkaran pemerintahan,”tutupnya.(hmp)
–Sumber Info dan Photo : GP






