
Jelang akhir RPJMD Pohuwato, Baperlitbang gelar rapat internal
24/09/2020
Pemulihan ekonomi, pelayanan kesehatan dan pelayanan publik,prioritas KUA-PPAS 2021
20/10/2020Memasuki triwulan 4 tahun 2020, Baperlitbang Pohuwato menggelar Rapat Koordinasi Dan Evaluasi hasil intervensi Stunting dengan menghadirkan unsur terkait khususnya yang termasuk dalam Kelompok Kerja Gerakan Kolaborasi Mengentaskan Dan Mencegah Anak Stunting atau GERBOS EMAS yang dilaksanakan Selasa, 29 September 2020 bertempat di Aula Baperlitbang Pohuwato.
Penanganan Stunting khususnya di Kabupaten Pohuwato berdasarkan laporan terakhir menunjukan tren penurunan yang signifikan. tercatat sejak tahun 2017 masih berada di angka 27 persen , kemudian 17,87 persen ditahun 2018 dan kisaran 7 sampai 8 persen untuk angka sementara di Tahun 2019. Pengaruh ini menurut Kepala Baperlitbang Irfan Saleh, sangatlah ditentukan oleh komitmen kepala daerah melalui pembangunan sistem terpadu mulai dari kelembagaan terkait yang dibarengi dengan intervensi program dalam kerangka Gerakan Kolaborasi Mengentaskan Dan Mencegah Anak Stunting atau GERBOS EMAS.
Capaian statistik ini dilahirkan melalui rangkaian ide yang dimplementasi dengan kerangka kerja yang disebut GERBOS EMAS. Dan ini adalah entry point untuk memperkuat kelembagaan mulai dari tingakt desa atau Kelompok Kerja (pokja) Desa sampai Pokja Kabupaten untuk menggerakan semangat penanganan stunting di Pohuwato
Ungkap Irfan Saleh dalam sambutan pada pembukaan Rakorev Stunting
Kabupaten Pohuwato saat ini, termasuk zona hijau dalam persoalan stunting. Namun bukan berarti kinerja dilapangan tidak mengalami kendala. Sehingga perlu rancangan Langkah strategis kedepan yakni diantaranya akan menjadikan issue stunting sebagai indikator penilaian kinerja aparatur ditingkat kecamatan , puskesmas maupun aparat desa serta penguatan peran kelembagaan Posyandu.
Menyinggung pentingnya peran Posyandu, menurut Irfan Saleh, sebagaimana pernyataan Presiden Jokowi dalam beberapa sambutannya bahwa Posyandu sebagai garda utama dalam menyelesaikan masalah kesehatan di masyarakat.
Disamping diberbagai pelaksaan webinar kesehatan , saya sudah beberap kali mendengar Presiden Jokowi menyatakan soal peran Posyandu. Dan itu artinya betapa pentingnya Posyandu sebagai garda depan dalam upaya penyelesaian urusan Kesehatan di masyarakat
tambah Irfan Saleh
Saat ini, Baperlitbang sedang merancang konsep dalamrangka penguatan Posyandu kedepan yang nantinya akan dimasukan pada RPJMD tahun 2021. Dimana Posyandu tidak hanya melayani kegiatan Kesehatan , tetapi terdapat pelayanan Pendidikan dan kegiatan ekonomi produktif.
Rakorev Stunting yang turut pula dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan ini dilanjutkan dengan paparan serta diskusi untuk menghasilkan poin strategis sebagai langkah kongkrit penanganan Stunting kedepan.
Posted by : Tony Rajamuda






