Perdana Ikut Bhumandala Award, Inovasi “POHUMAP” Kabupaten Pohuwato Tembus Top 30 Nasional

bhumandala

POHUWATO – Pemerintah Kabupaten Pohuwato berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional melalui ajang Bhumandala Award 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG). Meski baru pertama kali berpartisipasi, Kabupaten Pohuwato sukses menembus jajaran Top 30 Inovasi Pemanfaatan Informasi Geospasial, bersaing dengan puluhan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah se-Indonesia.

Apresiasi resmi tersebut tertuang dalam Surat Resmi BIG Nomor B-2.1/DIIG-BIG/IIG.02.02/10/2025 tertanggal 2 Oktober 2025. Capaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Kabupaten Pohuwato dalam mendorong transparansi dan efektivitas perencanaan pembangunan berbasis data spasial.

Bhumandala Award sendiri merupakan ajang penghargaan tahunan yang bertujuan untuk mengapresiasi pembangunan simpul jaringan informasi geospasial berkualitas, mendorong inovasi dan transformasi digital, serta mendukung perencanaan pembangunan nasional yang akurat, transparan, dan berkelanjutan. Pada gelaran tahun 2025, diikuti kementerian/lembaga dan pemerintah daerah berpartisipasi dengan mengajukan total 132 inovasi pemanfaatan informasi geospasial.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pohuwato, Irfan Saleh, mengapresiasi pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan masuk dalam kategori Top 30 nasional pada keikutsertaan perdana membuktikan bahwa semangat daerah dalam mengadopsi teknologi geospasial mampu bersaing di kancah nasional.

sertifikat bhumandala

Adapun inovasi yang diusung Kabupaten Pohuwato dalam ajang ini dinamakan POHUMAP (Pohuwato Map – Petakan Pohuwato Lebih Mudah). Kepala Bidang Infrastruktur dan Wilayah (Infraswil) Bappeda Pohuwato, Rony Mile, menjelaskan bahwa hadirnya POHUMAP menjadi jawaban atas tantangan pengelolaan data spasial di daerah. Sebelumnya, data spasial masih terkotak-kotak dan tersimpan di perangkat laptop masing-masing operator, serta memerlukan spesifikasi perangkat komputer yang tinggi saat dipresentasikan.

Melalui keberadaan POHUMAP, Pemkab Pohuwato dapat mempublikasikan data geospasial secara lebih terintegrasi sekaligus mengukur sejauh mana pemahaman dan implementasi tata kelola data spasial di lingkungan pemerintah daerah demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain penilaian inovasi Bhumandala Award, Badan Informasi Geospasial (BIG) juga melakukan evaluasi terhadap kinerja Simpul Jaringan melalui aplikasi SIMOJANG. Berdasarkan hasil penilaian kinerja tahun 2025, Kabupaten Pohuwato berhasil meraih skor 1,89. Penilaian ini mencakup lima indikator utama, yaitu Kebijakan, Kelembagaan, Teknologi, Standar Data dan Informasi Geospasial, serta Sumber Daya Manusia (SDM) penyelenggara.

Pemerintah Kabupaten Pohuwato berkomitmen untuk terus memperkuat dan memperluas integrasi informasi geospasial dalam seluruh proses perancangan kebijakan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan taraf pelayanan masyarakat secara berkelanjutan.

Beberapa instansi yang meraih penghargaan Bhumandala, berdasarkan inovasi pemanfaatan informasi geospasialnya, meliputi pemerintah daerah seperti Provinsi Riau, Provinsi Jawa Timur, Kota Manado, Kota Tangerang, dan Kota Payakumbuh. Inovasi-inovasi tersebut mencakup bidang pengelolaan kebakaran hutan, ruang pesisir, hingga pemantauan sungai. Informasi lengkap mengenai ajang penghargaan ini dapat dilihat melalui Situs Resmi Badan Informasi Geospasial atau SIMOJANG .

Foto : Ilustrasi / posted by : arbain

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top